Inovasi di Saat Pandemi: Kontes Ikan Cupang Virtual

Rabu, 27 Mei 2020, 10:14 WIB

Salah satu peserta kontes ikan cupang virtual, “Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020” pada tanggal 16 – 19 Mei 2020 lalu, diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Usaha Ikan Cupang Indonesia atau IndoBetta Splendens. | Sumber Foto:Dok KKP

AGRONET -- Pembatasan Sosial Skala Besar yang diterapkan dalam rangka menekan penyebaran Virus Covid-19 di Indonesia memicu berbagai terobosan baru untuk melakukan berbagai kegiatan berbasis online atau daring. 

Kontes Ikan Cupang Virtual diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Usaha Ikan Cupang Indonesia atau IndoBetta Splendens  bertajuk “Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020”  pada tanggal 16 – 19 Mei 2020 lalu.

Ketua panitia Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020, Joty Atmadjaja mengungkapkan bahwa acara tersebut diadakan sebagai bentuk belarasa terhadap pembudidaya ikan cupang yang terdampak covid-19. Selain kontes ikan cupang, turut diadakan penggalangan dana melalui sponsor dan peserta yang akan diberikan kepada pembudidaya cupang yang membutuhkan.

“Kami merasa prihatin karena sejak bulan Februari tahun ini semua kontes dibatalkan, oleh karenanya kami berinisiatif untuk mengadakan kontes ikan hias virtual pertama di Indonesia ini. Antusiasme yang kami dapatkan cukup besar, karena total ikan cupang yang lolos seleksi untuk dilombakan mencapai hampir 300 video dengan peserta yang berasal dari 33 kota di Indonesia, bahkan ada peserta dari mancanegara seperti Amerika Serikat, Malaysia dan Singapura” papar Joty.

Dengan baru pertama kali diadakan, Joty menyadari masih banyak kekurangan dari teknis pelaksanaan kontes. Oleh karena itu, pihaknya siap melakukan evaluasi untuk beberapa perbaikan di penyelenggaraan kontes virtual berikutnya. “Semoga kontes ikan cupang online ini dapat menjadi inspirasi bagi pecinta ikan hias di manapun, selama pandemi corona belum berakhir kita masih bisa berkreasi dan adaptasi dengan kondisi yang ada” pungkas Joty.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto yang berkesempatan menutup sekaligus menjadi juri dan mengumumkan pemenang dalam kategori Best of Show mengungkapkan bahwa kontes ikan hias virtual ini merupakan kreativitas dan inovasi yang baru dan patut dicontoh oleh komunitas ikan hias yang lain untuk mensiasati keterbatasan akibat adanya virus Covid-19.

“Apresiasi tinggi saya berikan kepada panitia penyelenggara yang berhasil melangsungkan kontes virtual ini dengan teknis pelaksanaan yang cukup lancar. Saya harap inovasi tidak berhenti disini dan upaya untuk melakukan kontes serupa dapat terus dilakukan dan diperbanyak” lanjut Slamet.

Kontes ini memperlombakan 5 division berdasarkan bentuk ekor dari cupang serta berdasarkan kriteria standar penilaian International Betta Congress (IBC). Kelima division yang diperlombakan ialah Halfmoon, Double Tail, Crown Tail, Plakad, dan Giant serta 1 kategori terbaik (Best of Show) .

Prima Novando dari Denpasar berhasil menjadi juara di halfmoon division, M. Noor dari Palangkaraya menjadi juara di Crown Tail Division, Agung Hidayatullah dari Serdang Bedagai menjadi juara di Plakad Division, serta Tri Martha Kusuma Putra dari Depok menjadi juara di Giant division. Adapun juara dari Double Tail division sekaligus menjadi Best of Show diraih oleh Frangky Leo dari Jakarta.(234)

BERITA TERKAIT