”Blue Java”. Cantik dan Enak Rasanya

Sabtu, 12 Oktober 2019, 16:22 WIB

"Blue Java" memiliki rasa mirip es krim vanila | Sumber Foto:bananas.org

AGRONET – Pisang ternyata salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi di dunia, termasuk di Indonesia, Jepang, dan Amerika Serikat. Selain rasanya enak, pisang juga mudah dicerna dan dapat segera diubah segera menjadi energi oleh tubuh.

Rumah tangga di Jepang yang beranggotakan dua orang atau lebih, pada tahun 2017 mengonsumsi pisang rata-rata sebesar 18,5 kilogram per tahun. Angka konsumsi ini lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah konsumsi apel (12,2 kg) dan jeruk citrus (10,1 kg).

Pisang juga menjadi bekal utama olahragawan seperti atlet tenis misalnya yang dapat bertanding selama 4 jam nonstop. Atlet semacam ini membutuhkan asupan energi tambahan. Pisang dapat segera memberikan asupan energi  karena mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Selain itu, pisang juga mengandung cukup banyak kalium yang dapat mencegah atlet mengalami kram.

Jenis pisang sangat banyak. Di Indonesia dapat dijumpai antara lain jenis pisang tanduk, pisang raja, pisang mas, pisang barangan, pisang kapas, pisang kepok, pisang ambon, pisang badak, dan lain-lain. Kulit pisang umumnya berwarna kuning atau hijau. Namun ada satu jenis pisang yang memiliki warna biru.

Pisang dengan kulit biru ini banyak disebut dengan ”Blue Java”. Meskipun demikian, pisang ini tidak berasal dari Pulau Jawa. Ada juga yang menyebut pisang ini dengan Ice Cream Banana (Hawaii), pisang Hawaii (Fiji), Krie (Filipina), dan Cenzio (Amerika Latin). ”Blue Java” dapat ditemukan di Asia Tenggara, daerah selatan Amerika Serikat, Australia, dan Hawaii. Di Indonesia sendiri, ”Blue Java” masih sulit ditemukan di pasaran.

Bentuk ”Blue Java” mirip pisang kepok dan panjangnya dapat mencapat 18 cm. Tekstur dagingnya lembut, berwarna krem dan mengandung biji yang kecil-kecil. Rasanya lezat, mirip dengan rasa es krim vanila. Warna kulitnya biru keperakan ketika belum matang.

Pohon ”Blue Java” dapat tumbuh hingga 5 sampai 6 meter. Sangat cocok ditanam di daerah tropis yang cenderung dingin. Pohon ini memang dikenal tahan tumbuh di daerah dingin dan juga tahan terhadap tiupan angin. Tidak seperti jenis tanaman pisang lainnya, pohon Blue Java dapat berbuah di daerah bersuhu sampai -6 derajat Celsius.

”Blue Java” dapat dibudidayakan dengan cara membeli bibitnya dari situs online. Dapat berupa biji atau dalam bentuk tanaman yang masih kecil. Dibutuhkan waktu sekitar 16 sampai 24 bulan agar pohon ini berbuah. Ketika telah matang, pati dalam daging ”Blue Java” berubah dari pati menjadi zat gula. Ini yang membuat rasa ”Blue Java” sangat manis.

Petani Hawaii adalah yang pertama menanam ”Blue Java” sekitar tahun 1920. Di Hawaii sendiri terdapat lebih dari 100 jenis pisang, yang satu sama lain memiliki rasa yang berbeda.

”Blue Java” mengandung banyak vitamin B6, vitamin C, magnesium, tembaga dan protein. Selain itu ”Blue Java” juga mengandung kalium. Seperti diketahui kalium sangat baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah.
Sudah pernah coba ”Blue Java” ? Selain warnanya yang unik, rasanya juga bikin penasaran. (555)