Escargot? Bon Appetit.

Minggu, 15 Desember 2019, 16:31 WIB

Di beberapa negara seperti Perancis, Spanyol, Amerika, Jepang, Kanada, Jerman, dan Belgia, siput telah menjadi makanan yang digemari. | Sumber Foto:pxfuel.com

AGRONET – Siput atau escargot (dalam bahasa Perancis) atau snail (dalam bahasa Inggris) telah sejak lama menjadi salah satu menu favorit di Perancis, Spanyol, Amerika, Jepang, Kanada, Jerman, Belgia, dan beberapa negara lain. Hewan hermaprodit (berkelamin ganda) yang telah hidup sejak 500 juta tahun yang lalu ini, tidak lagi dipandang sebagai hewan yang menjijikkan. Siput telah menjadi hewan santapan manusia. Salah satu alasannya adalah siput mengandung protein dan magnesium yang cukup tinggi.

Di Perancis, siput telah lama menjadi salah satu menu favorit. Di sana biasa disebut dengan escargot, dan disajikan sebagai hidangan pembuka dalam sebuah jamuan makan. Escargot yang paling terkenal adalah Escargots à la Bourguignonne.

Lain lagi dengan negara Maroko. Di negara ini hidangan siput disebut dengan babbouche. Siput yang digunakan dalam menu makan ini adalah siput khas Moroko yang berwarna putih dan coklat. Negara lain yang juga memiliki hidangan khas dengan memakai siput sebagai bahan bakunya adalah Vietnam (Oc Len Xao Dua) dan Filipina (Ginataang Kuhol).

Indonesia yang kaya dengan ragam kuliner, juga memiliki masakan siput di beberapa daerahnya, seperti sate bekicot di daerah Jawa Timur, gulai cipuik di Tanjung Pinang,  Sayur kraca di daerah Banyumas, pais siput gonggong di Kampung Melayu, Kepulauan Riau, dan gonggong rebus di Pulau Batam.

Pasar global siput di dunia sejak tahun 2007 mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada tahun 2016 saja diperkirakan sebesar 43.000 ton siput telah diperdagangkan dengan nilai 154 juta dolar AS. Spanyol adalah negara yang paling banyak mengonsumsi siput, sekitar 16,5 ribu ton, disusul Maroko 6 ribu ton, Perancis 5,3 ribu ton, dan Itali 2,1 ribu ton.  

Seiring dengan semakin banyaknya orang menyukai hidangan siput dalam berbagai olahan, semakin banyak pula orang yang beternak siput. Di Irlandia misalnya, paling tidak ada sekitar 30 peternakan siput. Rata-rata setiap peternakan hanya seluas kurang dari 4.000 meter persegi. Peternakan ini menghasilkan siput Helix Aspersa Muller (di Perancis disebut dengan Petit atau di Spanyol dengan Bobe).

Di Amerika, peternakan siput terbesar adalah Peconic Escargot yang terdapat di Long Island, New York.  Si pemilik, Taylor Knapp, memelihara sekitar 70.000 siput jenis Little Grey Snail atau di Perancis disebut dengan Petit Gris, salah satu spesies siput terbaik untuk dimakan. Di Amerika hanya ada dua peternakan yang disertifikasi oleh Departemen Pertanian AS (USDA) untuk membudidayakan moluska untuk konsumsi manusia.

Siput Petit Gris yang diternak Knapp adalah keturunan siput yang telah menetap di California sejak 1850. Siput ini  setelah dibawa ke Amerika oleh seorang imigran Eropa. Imigran ini tampaknya mampu lolos dari pemeriksaan Bea Cukai Amerika yang telah berjalan sejak 1789.

Knapp memelihara siput-siputnya di dalam rumah kaca. Ini untuk memastikan siput-siput peliharaannya tidak dapat melarikan diri. Rumah kaca ini dilengkapi dengan pintu airlock, lubang drainase parut, dan kerikil yang mengelilingi rumah kaca yang secara teratur disemprot cairan dengan pembasmi hama siput. Rumah kaca ini semacam Alcatraz untuk siput.

Knapp yang juga seorang koki, menjual siput segar dari peternakannya ke restoran di kota New York. Saat ini pemintaan siput di Amerika telah meningkat dua kali lipat sejak 2017, dan Knapp berusaha untuk dapat memenuhi permintaan tersebut

Konsumsi siput di Amerika naik 42% menjadi 300 ton pada tahun 2018. Knapp melihat ini sebagai peluang bisnis. Ia kemudian membeli beberapa Petit Gris dari pemasok di California untuk kemudian diternakan. Knapp berharap koki di Amerika dapat menyajikan hidangan siput dengan menggunakan siput yang masih segar.

Menurut Knapp, ia sangat menyukai siput. ”Rasanya sangat lembut.” Sebelum dimasak, Knapp menyarankan agar siput ”ditidurkan” (hibernasi) dulu, dengan cara didinginkan. Cara memasaknya sama dengan memasak kerang atau kepiting. Penasaran ingin coba? Bon appetit (selamat menikmati). (555)


BERITA TERKAIT