Walwt

Jumat, 08 Juli 2022, 06:26 WIB

Uji Nitrit Sarang Burung Walet Demi Penuhi Persyaratan Ekspor

Surabaya - SobatQ, tahukah bahwa sarang burung walet merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan di Jawa Timur. Sayangnya, sarang burung walet mengandung senyawa berbahaya, yaitu nitrit sehingga harus diuji terlebih dahulu sebelum diekspor. Negara tujuan ekspor sarang burung walet meliputi China, Hongkong, USA, Australia, Kanada dan beberapa negara lainnya.

Karantina Pertanian Surabaya secara rutin melakukan pengujian nitrit menggunakan metode Spektofotometri UV-Visisble. Prinsip ujinya yaitu sampel sarang burung walet diekstraksi dengan bantuan natrium klorida agar nitrit bisa keluar dan dibantu dengan pemanasan/sonifikasi. Kemudian nitrit yg keluar diekstraksi dg larutan sulfanilaid dna NED sehingga membentuk senyawa kompleks yg dapat diukur dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 541 nm.

Menurut Izza, Dokter Hewan Karantina Pertanian Surabaya mengatakan bahwa kadar nitrit yang tinggi dapat menurunkan angka perdagangan sarang burung walet ke China. Pemerintah China memiliki batas maksimal kandungan nitrit pada sarang burung walet sebesar 30 ppm, sehingga Karantina Pertanian Surabaya secara rutin melakukan monitoring nitrit setiap 3 bulan sekali.

“Laboratorium Karantina Pertanian Surabaya melakukan pengujian sebanyak 2 kali sepekan dengan service level agreement (SLA) selama tiga hari,” kata Oktaviana, Analis Laboratorium Karantina Pertanian Surabaya yang melakukan pengujian, Selasa (05/07).

Sarang burung walet mempunyai nilai ekonomi tinggi dan dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Sarang burung walet juga mengandung asam folat yang yang berguna untuk perkembangan janin serta mencegah anemia. Kandungan asam aminonya dapat mengurangi kelelahan dan meningkatakan daya tahan tubuh.

Ayo lapor karantina saat SobatQ akan mengekspor sarang burung walet ya.

#LaporKarantina???????? #KarantinaPertanianSurabaya